KARYA TULIS ILMIAH
- Introduction
Stres merupakan konsep psikologis penting yang dapat mempengaruhi
kesehatan, kesejahteraan dan kinerja pekerjaan dalam dimensi negatif(Mojoyinola, 2008).
Seseorang yang terkena bom juga dapat terkena stres(Vázquez2, 2008). Stress
bisa dihindari dengan sering berolahraga dan melakukan kegiatan yang positif(Nwose, 2009). Stress
juga dapat berpengaruh pada pekerjaan(ahsan, 2009).
Stress juga sangat mudah masuk ke kehidupan remaja(Vidal, 2011).
Perilaku suka merokok juga dapat menyebabkan stress yang berlebih(Philips, 2009).
Kehidupan yang dijalani dengan beban berat dapat menimbulkan masalah penyakit
pada manusia itu sendiri(Roblesa, 2011). Stress yang berlebihan
dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit diabetus mellitus(MOUSSA, 2008). Pemakaian alkohol yang berlebihan
juga dapat meningkatkan stress(PH.D,
2003). Stress juga bisa
terjadi pada anak yang masih duduk di sekolah dasar(Ellenbogen, 2002). Ini dikarenakan pola pikir anak usia
SD masih labil(Ellenbogen, 2002)
- Metode Penelitian
Metode yang dilakukan dengan cara memberikan angket kepada si penderita
stress(Mojoyinola, 2008). Dan melakukan pendekatan langsung kepada perokok aktif (Philips, 2009). Murid – murid berusia 7-12 tahun diberikan
test kecerdasan(Ellenbogen, 2002). Sehingga mereka bisa
terbantu dalam mengatasi kesulitan yang sedang dihadapinya(Ellenbogen, 2002). Untuk para perokok aktif
setidaknya diberi pengobatan yang bisa meringankan rasa ingin merokok pada
mereka(Philips, 2009). Memberikan stimulasi
untuk meringankan penderita stress agar tidak semakin berlebihan(Mojoyinola, 2008).
- · Hasil
Banyak penderita stress yang terkena stress karena dampak dari
lingkungan sekitar(Mojoyinola, 2008). Pada perokok aktif, kegiatan merokok mereka semakin membuat
mereka merasa stress berlebihan di saat tertentu(Philips, 2009). Stress
yang terjadi pada anak usia sekolah dasar sedikit berkurang(Ellenbogen, 2002).para remaja juga sudah
bisa mengatasi maslah yang membuat mereka menjadi stress(Vidal, 2011).
- Kesimpulan
Stres merupakan konsep psikologis penting yang dapat mempengaruhi
kesehatan, kesejahteraan dan kinerja pekerjaan dalam dimensi negatif(Mojoyinola, 2008). Stress
dapat diatasi dengan cara sering berolah raga dan sering melakukan kegiatan
yang positif(Nwose, 2009). Dan sebisa mungkin hindarkan diri dari perilaku merokok(Philips, 2009). Pendekatan
melalui orang tua juga bisa meringankan stress pada remaja(Vidal, 2011)
- Pustaka Acuan
ahsan, n. (2009). A Study
of Job Stress on Job Satisfaction among University
Staff in Malaysia:
Empirical Study. European Journal of Social Sciences, 8.
Mojoyinola, J. K. (2008). Effects
of job Stress on Health, Personal,and Work Behaviour of Nurses in Public Hospitals in Ibadan
Metropolis, Nigeria 2(2), 143-148.
Nwose, E. U. (2009). Management
of stress and stress-related diseases: Emerging computer-based technologies and
the rationale for clinical laboratory assessment North American Journal of
Medical Sciences 1, 288-294.
Philips, A. C. (2009). Haemodynamic
reactions to acute psychological stress and smoking status in a large
community sample. International
Journal of Psychophysiology, 73 273–278.
Roblesa, T. F. (2011). The
feasibility of ambulatory biosensor measurement of salivary alpha amylase:
Relationships with
self-reported and naturalistic psychological stress. Biological
Psychology, 50–56.
Vázquez2, G. E. M. a. C. (2008). Anxiety,
Depressed Mood, Self-Esteem, and Traumatic Stress
Symptoms among Distant
Witnesses of the 9/11 Terrorist
Attacks: Transitory
Responses and Psychological Resilience. The
Spanish Journal of Psychology, 11, 503-515.
Vidal, J. (2011). Differential
long-term effects of social stress during adolescence on anxiety in
Wistar and wild-type rats. Behavioural
Processes, 87, 176-182.
MOUSSA, S.
A. (2008). "OXIDATIVE STRESS IN DIABETES MELLITUS." ROMANIAN
J.BIOPHYS 18: 225-236.
PH.D, D. W. (2003). Alcohol,
oxidative stress, and free radical damage. 27.
Ellenbogen, M. A. (2002). stress
and selective attention : the interplay of mood, cortisol level, and emotional
information processing. psychopysiology, 39, 723-732.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar